Dibangun supaya kamu nggak perlu mempercayai kami.

Kebanyakan app meminta kepercayaanmu. Kami merancang goSettle supaya nggak membutuhkannya: kami nggak bisa membaca pesanmu dan kami nggak bisa menyentuh uangmu. Halaman ini menjelaskan persis bagaimana caranya, dalam bahasa manusia.

Enkripsi end-to-end

Cuma kamu dan penerima yang memegang kuncinya.

Saat kamu mengirim pesan di goSettle, pesan itu terkunci di ponselmu dan cuma bisa dibuka di ponsel penerima. Itulah arti enkripsi end-to-end: kedua ujung memegang kuncinya, dan nggak ada yang di tengah, termasuk kami, yang bisa membuka pesannya.

Ini bukan kebijakan yang kami janjikan untuk dipatuhi. Ini matematika. Kalaupun ada yang menuntut pesanmu dari kami, datang dengan surat perintah pengadilan atau meretas server kami, nggak ada apa pun yang bisa dibaca untuk diserahkan.

Apa yang goSettle lihat

  • Bahwa sebuah pesan terenkripsi terkirim dari satu akun ke akun lain
  • Data teknis minimum yang dibutuhkan untuk mengirimkannya (seperti kapan app-mu terakhir online)

Apa yang goSettle nggak akan pernah bisa lihat

  • Apa isi pesan, panggilan, foto, video, atau file-mu
  • Lokasi yang kamu bagikan
  • Tentang siapa kamu berbicara, atau apa yang kamu sepakati

Non-custodial, dijelaskan

Kuncimu nggak pernah keluar dari ponselmu. Begitu juga pintu depan uangmu.

Saat kamu menyiapkan wallet goSettle-mu, ponselmu membuat sebuah seed phrase (12 kata) dan menurunkan private key-mu dari situ. Ini terjadi di perangkatmu, dan hasilnya tetap di perangkatmu. Nggak ada salinan yang dikirim ke kami, nggak ada potongan, nggak ada cadangan yang bisa kami baca.

Siapa yang memegang kuncinya, dia yang menguasai uangnya. Karena cuma kamu yang memegangnya, cuma kamu yang menguasai uangmu. Kami nggak bisa memindahkannya, membekukannya, meminjamkannya, atau kehilangannya dalam kebangkrutan. Kami memang nggak punya itu. goSettle bukan bank dan bukan kustodian, dan justru itulah intinya.

Ponsel hilang? Uangmu nggak ada di ponsel. Uangnya ada di jaringan, dan 12 katamu adalah kuncinya. Pasang goSettle di ponsel baru, masukkan recovery phrase-mu, dan semuanya kembali. Itu juga berarti 12 kata itu pantas dijaga sungguh-sungguh: siapa pun yang memilikinya, dia memiliki wallet-mu. Tulis, simpan offline, jangan beri tahu siapa pun.

Identitas terverifikasi

Semua orang asli. Begini cara kami memastikannya.

Sebelum siapa pun bisa chat, menelepon, atau menerima uang di goSettle, dia memverifikasi siapa dirinya: pindaian dokumen identitas yang sah plus liveness check yang memastikan ada orang asli yang hidup memegangnya. Verifikasi ditangani lewat mitra verifikasi khusus dan diproses di bawah GDPR.

Chat-mu nggak pernah jadi bagian dari verifikasi. Data identitas dan obrolan hidup di dunia yang benar-benar terpisah. Dan apa yang dilihat pengguna lain sengaja dibuat minimal: namamu, @handle-mu, bahwa kamu terverifikasi, dan sudah berapa lama akunmu ada. Bukan dokumenmu, bukan tanggal lahirmu, bukan nomor identitasmu.

Umur akun yang terlihat itu lebih penting dari kedengarannya: penipuan hidup dari profil sekali pakai yang baru dibuat. Di goSettle, profil yang punya riwayat kelihatan sekilas, dan profil tanpa riwayat juga.

Dibuat di Eropa

Dibangun di Rotterdam, GDPR sejak awal.

goSettle dibangun di Rotterdam oleh goSettle B.V. dan beroperasi di bawah hukum Eropa. Privasi di sini bukan sudut pandang pemasaran. Itu batas hukum yang harus kami penuhi, dengan GDPR yang menetapkan aturan ketat soal cara data identitas ditangani dan penegakan nyata di baliknya.

Model bisnis kami adalah layanannya sendiri. Tanpa iklan, tanpa pialang data, tanpa menjual apa pun tentang kamu, dan situs yang kamu baca sekarang ini memakai nol cookie. Kalau sebuah perusahaan nggak menghasilkan uang dari datamu, dia nggak perlu mengumpulkannya. Itu seluruh idenya.

Di bawah hukum UE

GDPR bukan pilihan buat kami. Itu hukum yang menjadi fondasi kami.

Tanpa iklan, tanpa jual data

Kamu pelanggannya, bukan produknya.

Tanpa cookie

Situs ini nggak melacak apa pun. Pilihan bahasamu tetap di perangkatmu.